Contoh Soal Mata Kuliah Perpajakan PPH 22 dan 21

Contoh SOAL Mata Kuliah Perpajakan Tentang PPH 22 …
Soal :
1. Seorang importir melakukan impor barang dengan harga $200.000. Bea masuk yang dibebankan sebesar Rp35.000.000, kurs yang ditetapkan Rp10.000/$. Hitunglah PPH 22 dengan kondisi importir memiliki API atau Tidak !!!
2. Seorang Importir mengimpor barang dengan harga impor $500.000, premi asuransi yang dibayar $10.000, bea masuk yang dibebankan Rp60.000.000. Berapakah PPH 22 jika kurs yang digunakan Rp9.800/$ dengan kondisi importir memiliki API atau Tidak !!!
Jawaban :
1. NI (Net Income) = ($200.000*Rp10.000) + Rp35.000.000
= Rp2.000.000.000 + Rp35.000.000
= Rp2.035.000.000,-

a. Menggunakan API
= 2,5%*Rp2.035.000.000
= Rp50.875.000,-

b. Tanpa menggunakan API
= 7,5%*Rp2.035.000.000
= Rp152.625.000,-

2. NI (Net Income) = ($500.000*Rp9.800) + ($10.000*Rp9.800) + Rp60.000.000
= Rp4.900.000.000 + Rp 98.000.000 + Rp60.000.000
= Rp5.058.000.000,-

1. Menggunakan API
= 2,5%*Rp5.058.000.000
= Rp126.450.000,-

2. Tanpa menggunakan API
= 7,5%*Rp5.058.000.000
= Rp379.350.000,-

Contoh SOAL Mata Kuliah Perpajakan Tentang PPH 21 …

Soal :

1. Tuan Toni (K/1) bekerja pada salah satu perusahaan computer dengan gaji Rp3.000.000/bulan, tunjangan keluarga Rp300.000, tunjangan makan Rp250.000. Perusahaan membayarkan premi asuransi kematian Rp35.000. Tiap bulan nya ia membayar iuran pensiun dan THT @ Rp45.000/bulan & Rp35.000/bulan. Pada 1 Juli ia pensiun dan menerima uang pensiun sebesar Rp2.500.000/bulan. Hitunglah PPH 21 terutang atas gaji, gaji & pensiun, pensiun, dan pensiun untuk tahun berikutnya !!!

Jawaban :

a. PPH 21 atas Gaji :

Gaji Rp3.000.000
Tunjangan makan Rp 250.000
Tunjangan keluarga Rp 300.000
Premi asuransi Rp 35.000

Pendapatan Bruto Rp3.585.000

Pengurang :
Biaya jabatan (5%*Rp3.585.000) Rp 179.250
Iuran Pensiun Rp 45.000
Iuran THT Rp 35.000
Rp 259.250
Penghasilan Neto/bulan Rp3.325.750

Penghasilan Neto * 6 Bulan (Januari – Juli) Rp19.954.500
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) (K/1) Rp18.480.000

PKP (Penghasilan Kena Pajak) Rp 1.474.500,-

PPH terutang atas gaji
= 5%*Rp1.474.500
= Rp73.725,-

b. PPH 21 atas Gaji dan Pensiun :

Pensiun Rp2.500.000
Biaya Pensiun (5%) Rp 125.000
PN/Bulan Rp2.375.000
PN/Bulan * 6 Bulan (Pensiun) Rp14.250.000
PN * 6 Bulan (Gaji) Rp19.954.500

Penghasilan Neto Gaji & Pensiun Rp34.204.500
PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) (K/1) Rp18.480.000

PKP (Penghasilan Kena Pajak) Rp15.724.500

PPH 21 terutang atas Gaji dan Pensiun
= 5%*Rp15.724.500
= Rp786.225,-

c. PPH 21 atas Pensiun
= b  a
= Rp786.225  Rp73.725
= Rp712.500,-

d. PPH 21 untuk Pensiun tahun berikutnya

Pensiun/bulan * 12 = Rp28.500.000
PTKP (K/1) = Rp18.480.000
= Rp10.020.000

5%*Rp10.020.000 = Rp501.000,-

About these ads

About ardynofian

nothink
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s