Organisasi dan Manajemen Koperasi

Organisasi dan Manajemen Koperasi
Setidaknya dalam koperasi kita mengenal 3 perangkat organisasi yang digunakan yaitu:

– Rapat Anggota
– Pengurus
– Pengawas

* Rapat Anggota

Anggota memiliki kekuasaan tertinggi dalam koperasi, yang tercermin dalam forum Rapat Anggota, sering kali secara teknis disebut RAT (Rapat Anggota Tahunan). Fungsi Rapat Anggota adalah :

– Menetapkan Anggaran Dasar/ART.
– Menetapkan kebijaksanaan umum di bidang organisasi, manajemen dan usaha koperasi.
– Menyelenggarakan pemilihan, pengangkatan, pemberhentian, pengurus dan atau pengawas.
– Menetapkan Rencana Kerja, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi serta pengesahan Laporan Keuangan.
– Mengesahkan Laporan Pertanggung-jawaban Pengurus dan Pengawas dalam melaksanakan tugasnya.
– Menentukan pembagian Sisa Hasil Usaha.
– Menetapkan keputusan penggabungan, peleburan, dana pembubaran Koperasi.

* Pengurus

Pengurus dipilih dari dan oleh Anggota koperasi dan berperan mewakili anggota dalam menjalankan kegiatan organisasi maupun usaha koperasi.
Pengurus merumuskan berbagai kebijaksanaan yang harus dilakukan pengelola (Tim Manajemen) dan menjalankan tugas-tugasnya sebagai berikut :
– Mengelola organisasi koperasi dan usahanya
– Membuat dan mengajukan Rancangan Program Kerja Serta RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi).
– Menyelenggarakan Rapat Anggota.
– Mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas.
– Menyelenggarakan pembukaan keuangan dan invetaris secara tertib.
– Memelihara daftar buku Anggota, buku Pengurus dan Pengawas.
– Memberikan Pelayanan kepada Anggota Koperasi dan Masyarakat.

* Pengawas

Pengawas sebagai salah satu perangkat organisasi koperasi diangkat dari dan oleh anggota dalam Rapat Anggota Tahunan.

fungsi tugas dan wewenng pengawas antara lain :
– Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan Pengurus dan Pengelola Koperasi.
– Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasannya.
– Meneliti catatan yang ada pada koperasi.
– Mendapatkan segala keterangan yang diperlukan.
– Merahasiakan hasil pengawasannya terhadap pihak ketiga.
– Memeriksa sewaktu-waktu tentang keuangan dengan membuat berita acara pemeriksaannya.
– Memberikan saran dan pendapat serta usul kepada Pengurus atau Rapat Anggota mengenai hal yang menyangkut kehidupan koperasi.

Sumber : http://www.smecda.com/Files/Dep_SDM/Buku_Saku_Koperasi/10_struktur_organisasi_kop.pdf

About ardynofian

nothink
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s