Resensi Buku Renungan Harian Manusia yang Sangat Efektif

ARDY NOFIAN

21210009

3EB12

BAHASA INDONESIA 2 #

Judul Asli                   : Daily Reflections for Highly Effective People

Judul Terjemahan    : Renungan Harian untuk Manusia yang Sangat Efektif

Penulis                       : Stephen R. Covey

Tahun                        : 2000

Penerbit                  : Interaksara

 

Tentang penulis :

Stephen R. Covey, suami, ayah, dan kakek, adalah tokoh pemimpin yang dihormati dan guru dan anggota sekaligus pendiri Covey Leadership Center. Ia mendapatkan gelar M.B.A. dari Harvard dan doktoral dari Brigham Young University dimana ia merupakan guru besar dalam manajemen bisnis dan perilaku organisasi selama dua puluh tahun. Bukunya, The 7 Habits oh Highly Effective People, telah terjual lebih dari empat juta eksemplar dan telah diterjemahkan ke dalam dua puluh enam bahasa termasuk dalam Bahasa Indonesia dengan judul Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif. Bukunya, Principle Centered Leadership, sebuah buku bestseller bisnis dan buku terbarunya adalah First Thing First: to Live,to Love,to Learn,to Leave a Legacy .

 

 

 

Tujuan dari buku Renungan ini :

Materi yang ada di dalam buku Renungan ini akan membantu Anda menjadi kuat dalam saat-saat yang keras. Dalam kehidupan setiap hari,kita menemukan saat-saat yang keras, yang jika kita kuat, menjadikan segalanya seperti “sepotong kue”. Tetapi jika kita lemah di saat-saat seperti itu, jika kita masuk ke godaan untuk mengambil jalan yang rendah, maka kita menemukan diri kita tertimbun dalam banyak hal.

 

Terdapat 7 kebiasaan yang terdapat pada saat-saat yang keras :

  1. Jadilah Proaktif
  2. Merujuk pada Tujuan Akhir
  3. Dahulukan yang Utama
  4. Berpikir Menang-Menang
  5. Berusahalah Mengerti Lebih Dahulu Baru Dimengerti
  6. Wujudkan Sinergi, dan
  7. Asahlah Gergaji

 

  1. Kebiasaan “Jadilah Proaktif”

Menyerahkan suasana hati,perasaan sementara, atau situasi kepada prinsip atau pedoman nilai-nilai Anda. Saat-saat keras dari Kebiasaan ini adalah saat Anda menyadari dan memilih untuk hidup sesuai kehidupan anda sendiri. Ini melihat diri Anda sebagai seorang pemrogram, bukan diprogram .

 

  1. Kebiasaan “Merujuk pada Tujuan Akhir”

Kebiasaan visi, tujuan, misi. Inilah inti kehidupan Anda dan bagaimana Anda ingin menghidupkannya. Kebiasaan ini mencakup prinsip dan pedoman hidup Anda. Bukan hanya nilai-nilai Anda, karena nilai-nilai tanpa visi tidak cukup. Saat-saat keras untuk kebiasaan ini timbul saat Anda lelah dan malas, hanya berjalan dengan lambat.

 

  1. Kebiasaan “Dahulukan yang Utama”

Kebiasaan integritas, disiplin, mempertahankan komitmen. Inilah kebiasaan yang membutuhkan kemauan mandiri untuk bertindak pada hal-hal yang kita, pada Kebiasaan 2, putuskan sebagai yang utama. Saat-saat keras dari Kebiasaan ini datang setiap saat. Maukah kita membawa pemecahan? Apakah kita memutuskan? Semakin dalam pemecahan,semakin mudah pemutusan, dan sebaliknya .

 

Dari ketiga Kebiasaan pertama itu,apa saat terkeras Anda ? Pastinya selalu berbeda dan unik bagi setiap orang .

 

  1. Kebiasaan “Berpikir Menang-Menang”

Saat paling keras dari Kebiasaan ini adalah saat kita secara mutlak yakin bahwa kita benar. Kita tahu dengan tepat apa yang seharusnya dilakukan, apa keputusan itu seharusnya, dan apa yang kita inginkan . Benar-benar menang-menang jika yang Anda inginkan datang dengan cara Anda sendiri (kemenangan sederhana) . Atau mungkin akan menang-menang jika orang lain mendukung dan menentang Anda, dan Anda kacau sehingga pergi untuk menang-kalah. Atau mungkin saat keras dari Kebiasaan ini adalah saat Anda terancam oleh kemungkinan mengecewakan seseorang dan Anda membutuhkan penerimaan mereka dan persetujuan mereka sehingga Anda lebih baik menjadi kalah-menang .

 

  1. Kebiasaan “Berusahalah Mengerti lebih Dahulu baru Dimengerti”

Saat keras Kebiasaan ini datang jika Anda mencoba untuk dimengerti. Mungkin Anda merasa terjadi kesalah-pengertian. Semua orang lain telah mengatakan pendapat mereka, sementara Anda belum. Semua perasaan dan pandangan orang lain sudah di ekspresikan, dan Anda belum. Mereka harus memahami Anda, tetapi sekarang giliran Anda. Bagaimanapun juga, memahami mereka adalah tidak relevan. Anda tahu Anda benar. Tidak perlu memahami apa yang salah atau demikianlah menurut pikiran Anda. Saat keras lainnya adalah menilai sebelum Anda memahami dan bertindak sebelum Anda benar-benar menyadari gambaran besar atau orang lain.

 

  1. Kebiasaan “Wujudkan Sinergi”

Saat keras Kebiasaan ini timbul jika Anda memiliki suatu perbedaan dengan seseorang dan tergoda untuk semata-mata berkompromi. Ini memerlukan resistensi(ketahanan) yang paling kecil dengan mencoba untuk menemukan dengan cepat dan efektif posisi tengah yang memuaskan kedua belah pihak, walaupun Anda tahu kalau hati Anda tidak mengoptimalkan situasi. Kunci dari Kebiasaan inia dalah menekan semangat Kebiasaan 4 dan Kebiasaan 5 sampai semangat sinergi mulai muncul ke dalam hubungan. Kemudian Anda meihat ke arah yang sama dan mencari alternative lain yang bukan hanya dapat Anda terima, tetapi benar-benar menyukainya. Anda menghargai persepsi yang berbeda, perasaan, dan pengalaman, karena memungkinkan Anda menciptakan sesuatu yang jauh lebih baik .

 

  1. Kebiasaan “Asahlah Gergaji”

Kebiasaan ini menggunakan bakat dan kemampuan alami untuk terus menerus memperbaiki diri secara fisik, mental, dan spiritual, dan untuk memperbarui hubungan kita. Dalam melakukan itu, kita melawan kecendrungan semua hal untuk akhirnya menjadi hancur. Salah satu cara yang paling efektif adalah memperbaruinya melalui renungan sehari-hari dan meditasi. Dalam hati dan pikiran seseorang, semangat pembaruan terbangkitkan. Menjalankan kehidupan menurut nilai didasarkan pada prinsip pembaruan dan pendalaman. Baterai tubuh kita terisi kembali, gergaji menjadi lebih tajam. Kehidupan Anda menjadi semakin tajam. Anda mampu bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih bijaksana. Anda lebih mampu mencintai tanpa syarat, mengambil inisiati, menjadi berani, dan sekaligus mengasihi .

 

Itulah 7 Kebiasaan manusia yang dibahas dalam buku ini agar pembaca bisa menjadi manusia yang sangat efektif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Ingin tahu lebih lanjut dari keseluruhan isi buku Renungan ini ? Ya anda siapkan saja uang sekitar 20rb ,lalu bergegas lah ke toko buku untuk membelinya. Dengan harga yang minim, namun Anda akan mendapat manfaat yang sangat berarti dari buku Renungan ini .

 

R. Covey, Stephen. 2000. Renungan Harian Manusia yang Sangat Efektif.  Interaksara:Batam .

About ardynofian

nothink
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s